Penyebab Umum Persistent Vegetative State
Nationalgeographic.com


Persistent vegetative state adalah kondisi seseorang yang bangun tetapi tidak sadar. Kondisi ini bisa berlangsung selama berhari – hari bahkan berbulan bulan. Persistent vegetative state disebut dengan kematian secara tidak langsung tetapi berbeda dengan kematian otak. Hal ini menyebabkan kondisi yang tidak jelas antara hidup dan mati. Seseorang yang mengalami persistent vegetatif state seharusnya sudah mengalami kematian. Tetapi jika masih ada harapan untuk hidup, proses perawatan dan penyembuhan bisa terus dilakukan. Di sisi lain, kasus pasien yang mengalami kondisi ini yang bisa kembali sembuh masih tergolong kecil dan sangat sulit.

Penyebab umum dari persistent vegetatif state yaitu cedera otak traumatis dan anoksia serebral difus. Setiap kerusakan otak umum yang akut bisa menyebabkan keadaan persistent vegetatif state. Jika pemeriksaan dilakukan, beberapa hal harus dipertimbangkan seperti apakah obat yang akan diminum bisa menyebabkan keadaan vegetatif dan apabila terdapat keraguan terhadap diagnosis, pemeriksaan terhadap pasien mungkin masih dibutuhkan. Tidak ada penyebab pasti yang bisa dibedakan yang bisa diterima di beberapa kasus keadaan vegetatif permanen. Selain itu, mengetahui bagaimana otak rusak dan tidak ada penyebab yang bisa dibalikkan yang bisa terus menerus menyebabkan atau memperburuk keadaan.

Pemulihan pada pasien dengan keadaan vegetatif jarang terjadi setelah 12 bulan. Selama proses pemeriksaan dan perawatan pasien, meminta pendapat dari keluarga, sanak saudara dan ahli medis lain seperti perawat sangat penting dilakukan. Karena hal ini akan berdampak pada intrepretasi dan hasil dari pemeriksaan lebih lanjut. Penyelidikan khusus tidak diperlukan untuk menentukan ketidaktahuan. Keadaan vegetatif permanen tidak dibutuhkan untuk mendasari neuropatologi struktural spesifik. Untuk menghilangkan penyebab yang masuk akal dan bisa diobati mungkin diperlukan.

Diagnosis yang dilakukan bisa menyebabkan kesalahan yang mungkin bisa terjadi. Pemeriksaan dan penilaian secara hati – hati sangat dibutuhkan untuk dilakukan oleh dokter dan ahli medis lainnya. Apabila terdapat keraguan dalam menentukan hasil diagnosis maka perlu dilakukan pemeriksaan ulang di lain hari atau observasi yang lebih lanjut. Perawatan yang intensif dan komprehensif perlu dilakukan bagi orang yang mengalami kondisi vegetatif. Selain itu, pemberian nutrisi yang baik juga penting. Seseorang yang mengalami penyebab umum persistent vegetatif state bisa memperoleh makanan engan cara selang yang dimasukkan melalui hidung lalu masuk ke lambung (pemberian tabung). Cara lain yang bisa dilakukan yaitu melalui tabung yang dimasukkan langsung ke perut atau usus kecil melalui sayatan di perut. Pemberian obat – obatan juga bisa diberikan melalui tabung – tabung tersebut.

Beberapa permasalahan yang terjadi karena tidak bisa bergerak (imobilisasi dan melakukan tindakan pencegahan sangat penting. Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu :

Luka tekan : berbaring di satu posisi sehingga bisa memotong suplai darah ke beberapa area tubuh yang menyebabkan kulit rusak dan menekan terbentuknya luka.
Kontraktur: permasalahan ini disebabkan oleh kurang gerak yang bisa menyebabkan kekakuan otot (kontraktur) permanen yang menyebabkan persendian menjadi bengkok secara permanen.
Gumpalan darah: Kurang melakuakn gerakan menyebabkan gumpalan darah lebih mungkin terbentuk di vena tungkai yang disebut trombosis vena dalam.

Upaya pencegahan untuk luka tekan yaitu dengan sering memposisikan dan menempatkan pelindung di bawah bagian tubuh yang bersentuhan dengan tempat tidur misalnya seperti tumit untuk melindungi luka tekan tersebut. Kontraktur bisa dicegah dengan terapi fisik dengan lembut yang menggerakkan sendi ke segala arah (latihan rentang gerak pasif) atau membalut sendi di posisi tertentu.

Penggunaan obat – obatan dan kompresi bisa dilakukan untuk mencegah pembekuan darah. Selain itu, Anda juga bisa menggerakkan anggota badan seperti pada latihan gerak – gerak pasif.  Menjaga kulit tetap bersih dan kering juga harus dilakukan. Apabila kandung kemih tidak berfungsi dan urin ditahan, tabung (kateter) bisa ditempatkan di kandung kemih untuk mengalirkan urin. Kateter akan dibersihkan dengan hati – hati dan diperiksa secara teratur dengan tujuan mencegah infeksi saluran kemih.

Sumber :
www.msdmanuals.com
www.ncbi.nlm.nih.gov

Penyebab Umum Persistent Vegetative State yang Harus Anda Ketahui

Penyebab Umum Persistent Vegetative State
Nationalgeographic.com


Persistent vegetative state adalah kondisi seseorang yang bangun tetapi tidak sadar. Kondisi ini bisa berlangsung selama berhari – hari bahkan berbulan bulan. Persistent vegetative state disebut dengan kematian secara tidak langsung tetapi berbeda dengan kematian otak. Hal ini menyebabkan kondisi yang tidak jelas antara hidup dan mati. Seseorang yang mengalami persistent vegetatif state seharusnya sudah mengalami kematian. Tetapi jika masih ada harapan untuk hidup, proses perawatan dan penyembuhan bisa terus dilakukan. Di sisi lain, kasus pasien yang mengalami kondisi ini yang bisa kembali sembuh masih tergolong kecil dan sangat sulit.

Penyebab umum dari persistent vegetatif state yaitu cedera otak traumatis dan anoksia serebral difus. Setiap kerusakan otak umum yang akut bisa menyebabkan keadaan persistent vegetatif state. Jika pemeriksaan dilakukan, beberapa hal harus dipertimbangkan seperti apakah obat yang akan diminum bisa menyebabkan keadaan vegetatif dan apabila terdapat keraguan terhadap diagnosis, pemeriksaan terhadap pasien mungkin masih dibutuhkan. Tidak ada penyebab pasti yang bisa dibedakan yang bisa diterima di beberapa kasus keadaan vegetatif permanen. Selain itu, mengetahui bagaimana otak rusak dan tidak ada penyebab yang bisa dibalikkan yang bisa terus menerus menyebabkan atau memperburuk keadaan.

Pemulihan pada pasien dengan keadaan vegetatif jarang terjadi setelah 12 bulan. Selama proses pemeriksaan dan perawatan pasien, meminta pendapat dari keluarga, sanak saudara dan ahli medis lain seperti perawat sangat penting dilakukan. Karena hal ini akan berdampak pada intrepretasi dan hasil dari pemeriksaan lebih lanjut. Penyelidikan khusus tidak diperlukan untuk menentukan ketidaktahuan. Keadaan vegetatif permanen tidak dibutuhkan untuk mendasari neuropatologi struktural spesifik. Untuk menghilangkan penyebab yang masuk akal dan bisa diobati mungkin diperlukan.

Diagnosis yang dilakukan bisa menyebabkan kesalahan yang mungkin bisa terjadi. Pemeriksaan dan penilaian secara hati – hati sangat dibutuhkan untuk dilakukan oleh dokter dan ahli medis lainnya. Apabila terdapat keraguan dalam menentukan hasil diagnosis maka perlu dilakukan pemeriksaan ulang di lain hari atau observasi yang lebih lanjut. Perawatan yang intensif dan komprehensif perlu dilakukan bagi orang yang mengalami kondisi vegetatif. Selain itu, pemberian nutrisi yang baik juga penting. Seseorang yang mengalami penyebab umum persistent vegetatif state bisa memperoleh makanan engan cara selang yang dimasukkan melalui hidung lalu masuk ke lambung (pemberian tabung). Cara lain yang bisa dilakukan yaitu melalui tabung yang dimasukkan langsung ke perut atau usus kecil melalui sayatan di perut. Pemberian obat – obatan juga bisa diberikan melalui tabung – tabung tersebut.

Beberapa permasalahan yang terjadi karena tidak bisa bergerak (imobilisasi dan melakukan tindakan pencegahan sangat penting. Beberapa hal yang bisa dilakukan yaitu :

Luka tekan : berbaring di satu posisi sehingga bisa memotong suplai darah ke beberapa area tubuh yang menyebabkan kulit rusak dan menekan terbentuknya luka.
Kontraktur: permasalahan ini disebabkan oleh kurang gerak yang bisa menyebabkan kekakuan otot (kontraktur) permanen yang menyebabkan persendian menjadi bengkok secara permanen.
Gumpalan darah: Kurang melakuakn gerakan menyebabkan gumpalan darah lebih mungkin terbentuk di vena tungkai yang disebut trombosis vena dalam.

Upaya pencegahan untuk luka tekan yaitu dengan sering memposisikan dan menempatkan pelindung di bawah bagian tubuh yang bersentuhan dengan tempat tidur misalnya seperti tumit untuk melindungi luka tekan tersebut. Kontraktur bisa dicegah dengan terapi fisik dengan lembut yang menggerakkan sendi ke segala arah (latihan rentang gerak pasif) atau membalut sendi di posisi tertentu.

Penggunaan obat – obatan dan kompresi bisa dilakukan untuk mencegah pembekuan darah. Selain itu, Anda juga bisa menggerakkan anggota badan seperti pada latihan gerak – gerak pasif.  Menjaga kulit tetap bersih dan kering juga harus dilakukan. Apabila kandung kemih tidak berfungsi dan urin ditahan, tabung (kateter) bisa ditempatkan di kandung kemih untuk mengalirkan urin. Kateter akan dibersihkan dengan hati – hati dan diperiksa secara teratur dengan tujuan mencegah infeksi saluran kemih.

Sumber :
www.msdmanuals.com
www.ncbi.nlm.nih.gov

No comments:

Post a Comment